Unit Permukiman Transmigrasi Nuataus

Latar Belakang

Program transmigrasi merupakan program pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan warga transmigran khususnya dan masyarakat sekitarnya dengan sasaran utama tercapainya kehidupan masyarakat  madani yang sejahtera lahir dan batin, selain itu program transmigrasi juga bertujuan untuk meningkatkan dan meratakan pembangunan daerah, mengurangi pengangguran dan pengentasan kemiskinan.  

Program ketransmigrasian dilaksanakan secara menyeluruh mulai dari Sosialisasi animo, penjajakan peluang kerjasama dengan daerah tujuan hingga monitoring dan evaluasi untuk mengetahui perkembangan transmigran setelah penempatan.

Program transmigrasi hadir di daerah pelosok untuk menjangkau masyarakat yang tidak tersentuh dengan pembangunan, membuka daerah terisolir, membangun pertumbuhan ekonomi baru di desa dan meningkatkan wawasan kebangsaan dan membangun jiwa nasionalisme dari pelosok Nusantara.

B. Tujuan dan Sasaran 

Tujuan  :

1. Membuka lahan – lahan marginal menjadi potensial bagi kesejahteraan transmigran.

2. Membangun pertumbuhan ekonomi baru dari Desa;

3. Membangun daerah  Perbatasan, terluar dan terdepan serta tertinggal;

4. Meningkatkan taraf hidup masyarakat transmigran dan masyarakat sekitar, dengan program transmigrasi dengan slogan/moto 4 L (Layak Huni, Layak Usaha, Layak Berkembang dan Layak Lingkungan);

5. Memanfaatkan lahan tidur. 

Sasaran :

1. Masyarakat Umum yang sama sekali tidak memiliki rumah, 

2. Pengungsi Korban Bencana Alam, kebakaran, Gunung Api, kerusuhan.

3. Masyarakat yang tinggal dalam satu rumah lebih dari satu KK.

4. desa yang menyerahkan tanahnya untuk dikelola demi kepentingan masyarakat setempat.

C. PELAKSANAAN PROGRAM KETRANSMIGSIAN DI NTT.

1. Transmigrasi Penduduk Setempat (TPS)

Program Transmigrasi Penduduk Setempat (TPS) adalah merupakan program pembangunan Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) serta pengerahan, Pemindahan dan Penempatan Transmigran dalam Wilayah Nusa Tenggara Timur dimana program ini hanya dikhususkan bagi daerah atau  wilayah yang menyerahkan tanahnya untuk pembangunan transmigrasi. 

Provinis Nusa Tenggara Timur terdiri dari 22 Kabupaten/Kota, dari 22 Kabupaten/Kota tersebut ada 18 Kabupaten yang telah dibangun Permukiman transmigrasi sedangkan 4 Kabupaten/Kota belum ada pembangunan permukiman transmigrasi Yaitu : Kota Kupang, Kab. Sabu Raijua, Kab. Manggarai dan Kab. Manggarai Timur.

Sedangkan UPT yang masih dibina sebanyak 36 UPT.

Dan UPT yang telah diserahkan sebanyak 96 UPT.

Jumlah UPT yang menjadi pusat Desa sebanyak 10 Desa.

Jumlah UPT yang jadi Ibukota Kecamatan 3 UPT.

Jumlah UPT yang menjadi Ibukota Kabupaten sebanyak 2 UPT.

Sampai saat ini kita sudah menempatkan 16.487 KK / 57.512 jiwa yang tersebar di 18 Kabupaten.

Penempatan transmigrasi ke luar Provinsi NTT dari tahun 1986 sampai dengan saat ini sebanyak 13.671 KK / 56.459 Jiwa

2. Jumlah Penempatan Transmigran di Kabupaten Kupang.

Kabupaten Kupang merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang selain dekat dengan ibu kota Provinsi NTT juga berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste khususnya Kabupaten Ambeno Timor Leste;

Pembangunan Transmigrasi di Kabupaten Kupang sebagai berikut;

a. UPT. Tulakaboak Kec. Sulamu  TA. 1999/2000  = 150 KK / 675 Jiwa

b. UPT. Poto Kec. Fatuleu Brt TA. 1999/2000  = 194 KK / 776 Jiwa

c. UPT. Netemnanu Kec. Amfoang Timur TA. 1999/2000  = 100 KK / 495 Jiwa

d. UPT. Nuataus Kec. Fatuleu Barat TA. 2001/2002  =  200 KK / 844 Jiwa

C. GAMBARAN UMUM UPT.  NUATAUS

I. GAMBARAN UMUM

1. Nama UPT.  : Nuataus

2. Desa  : Tuakau

3. Kecamatan : Fatuleu Barat

4. Kabupaten  : Kabupang

5. Provinsi  : Nusa Tenggara Timur

6. Jumlah RTJK : 200 Unit

7. Jumlah Penempatan Tahun 2001/2002 : 200 KK / 884 Jiwa

8. Asal transmigran

a. Desa  : Tuakau dan sekitarnya

b. Kecamatan : Fatuleu Barat

c. Kabupaten  : Kupang

d. Provinsi  : Nusa Tenggara Timur

e. Alat Angkut : Angkutan Pedesaan

f. Jalan Poros : ± 2 Km

g. Jln Desa  : ± 4 Km

9. Fasilitas Umum

a. Balai Desa  : 1 Unit

b. Gudang  : 1 Unit

c. Rumah Ibadah : 1 Buah

d. Kantor UPT : 1 Unit

e. Pustu : 1 Unit

II.      PENEMPATAN TRANSMIGRAN

Pelaksanaan penempatan transmigran di UPT. Nuataus  pada tahun 2001/2002  sebanyak 200 KK / 884 Jiwa. Jumlah saat ini 180 KK / 1.028 Jiwa.

III. BANTUAN USAHA PRODUKTI DAN CATU PANGAN 

1. Bantuan Perbekalan pada awal Penempatan;

2. Bantuan jaminan hidup beras;

3. Bantuan jaminan hidup non beras;

4. Bantuan Saprotan;

5. Dll.

IV. POTENSI YANG DIKEMBANGKAN

1. Pertanian lahan kering; 

2. Tanaman Pangan;

3. Tanaman Hortikultura;

4. Tanaman tahun (Kelapa, sukun, jambu mente dll)

5. Peternakan dan

6. Tambak Garam.

V. PERMASALAHAN

1. Pengolahan lahan pertanian oleh masyarakat masih secara tradisional;

2. Terbatasnya pengetahuan dan ketrampilan transmigran dalam membudidayakan tanaman pertanian, perkebunan dan peternakan;

3. Belum adanya sumber air irigasi dan embun;

4. Rusaknya jembatan menuju lokasi UPT. karna termakan usia;

5. Kelompok tenun belum berjalan dengan baik;

VI. UPAYA PENYELESAIAN

1. Adanya bimbingan teknis atau pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan transmigran dalam bercocok tanam.

2. Berkoordinasi dengan lintas sektor terkait agar memberikan bimtek / Pelatihan teknis pada masyarakat transmigran;

3. Berkoordinasi dengan Desa agar dibuat embun di lokasi dengan memanfaatkan dana Desa secara Padat karya;

4. Jembatan yang rusak agar diusulkan perbaikan melalui dana desa atau instansi lintas sektor lain;

5. Kelompok tenun yang ada agar diberdayakan.

Nulla pharetra, massa feugiat nisi, tristique nisi, adipiscing dignissim sit magna nibh purus erat nulla enim id consequat faucibus luctus volutpat senectus montes.

Lorem Ipsum

Magna enim, convallis ornare

Sollicitudin bibendum nam turpis non cursus eget euismod egestas sem nunc amet, tellus at duis suspendisse commodo lectus accumsan id cursus facilisis nunc eget elementum non ut elementum et facilisi dui ac viverra sollicitudin lobortis luctus sociis sed massa accumsan amet sed massa lectus id dictum morbi ullamcorper.

Morbi ut viverra massa mattis vitae blandit ut integer non vestibulum eros, diam in in et hac mauris maecenas sed sapien fermentum et eu.